Pengaruh Project Based Learning Terhadap Berpikir Kritis dan Kolaborasi pada Materi Bioteknologi
Keywords:
berpikir kritis, bioteknologi, kolaborasi, project based learningAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Project Based Learning (PjBL) terhadap keterampilan berpikir kritis dan kemampuan berkolaborasi peserta didik pada materi bioteknologi. Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain Pretest-Posttest Non-equivalent Control Group. Sampel penelitian adalah peserta didik kelas X, yang diklasifikasikan ke dalam kelompok eksperimen (menerapkan model PjBL dengan fokus pembuatan produk nyata seperti eco-enzyme) dan kelompok kontrol (menerapkan pembelajaran konvensional). Pengumpulan data kognitif berpikir kritis dilakukan melalui tes esai berdasarkan indikator Ennis, sedangkan data kolaborasi dijaring menggunakan instrumen angket observasi. Hasil perhitungan statistik menunjukkan adanya peningkatan skor berpikir kritis (N-Gain) pada kelompok eksperimen yang jauh melampaui kelompok kontrol. Pengujian hipotesis menggunakan Independent Sample T-Test memperlihatkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) < 0,05, yang membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara kedua kelompok. Keterampilan kolaborasi peserta didik di kelas eksperimen juga terekam pada kategori yang sangat baik, terlihat dari intensitas kerja sama dalam merancang, mengeksekusi, dan mengevaluasi proyek. Dengan demikian, disimpulkan bahwa penerapan model Project Based Learning berpengaruh secara signifikan dan efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis serta kolaborasi peserta didik pada materi bioteknologi.