Analisis Profil Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa pada Materi Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup
Keywords:
era revolusi industri 5.0, kemampuan berpikir kreatif, pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidupAbstract
Kemampuan berpikir kreatif merupakan salah satu kemampuan yang sangat penting dikuasai setiap individu di era revolusi industri 5.0. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kemampuan berpikir kreatif siswa pada materi pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Subyek yang diteliti adalah 22 siswa kelas XII di salah satu SMA kecamatan Waway Karya, Kabupaten Lampung Timur. Instrumen yang digunakan berupa soal tes berbentuk essay untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif pada indikator fluency (kelancaran), flexibility (keluwesan), originality (keaslian), dan elaboration (elaborasi). Data penelitian dianalisis menggunakan analisis interaktif milik Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan berpikir kreatif siswa termasuk ke dalam kategori sedang atau cukup kreatif. Hasil analisis pada tiap indikator menginformasikan bahwa rata-rata kemampuan berpikir kreatif siswa pada indikator flexibility memperoleh nilai 54,54% sehingga dikategorikan sedang. Indikator fluency hasil rata-ratanya keseluruhan sebesar 53,63% dan dikategorikan sedang. Indikator originality nilainya sebesar 42,72% dimana termasuk kategori sedang. Indikator elaboration mempunyai nilai 35,45% dengan kategori rendah.
Kata Kunci: ; ;