Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas VII Pada SMP Negeri 45 Bandar Lampung
Keywords:
Berpikir Kritis, SMP, Kemampuan Abad 21Abstract
Berpikir kritis merupakan kompetensi yang penting untuk dimiliki pada Abad 21 ini. Berpikir kritis membantu seseorang dalam menghadapi permasalahan dalam kehidupan sehari hari. Berpikir kritis sangat dibutuhkan dalam kegiatan pembelajaran. Berpikir kritis dapat mengarahkan peserta didik agar nantinya mampu berpikir terstruktur dalam mengorganisir konsep untuk memecahkan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis peserta didik. Perolehan data penelitian melalui soal tes kemampuan berpikir kritis pada materi interaksi antar makhluk hidup. Lima soal tes memuat masing masing indikator berpikir kritis. Penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis peserta didik pada masih tergolong cukup atau sedang dengan rata rata 42,9%. Rata rata indikator basic clarification (memberikan penjelasan sederhana) peserta didik memiliki kemampuan yang rendah dengan skor 33,3%. Indikator bases for a decision (membangun keterampilan dasar) peserta didik memiliki kemampuan yang cukup dengan skor 44,4%. Indikator inference (menyimpulkan) peserta didik memiliki kemampuan rendah dengan skor 25,9%. Indikator advanced clarification (memberikan penjelasan lebih lanjut) peserta didik memiliki kemampuan yang cukup dengan skor 44,4%. Indikator terakhir supposition and integration peserta didik memperoleh kemampuan tinggi dengan skor tertinggi diantara indikator lain yaitu 63,8%.