Analisis Kemampuan Literasi Sains Siswa Kelas VII SMP Swadhipa 1 Natar pada Materi Perubahan Iklim
Keywords:
literasi sains, perubahan iklim, pembelajaran IPA, Problem-Based LearningAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi sains peserta didik kelas VII SMP Swadhipa 1 Natar, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan pada materi perubahan iklim. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan sampel 57 peserta didik yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan literasi sains yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi sains peserta didik masih tergolong rendah. Sebanyak 19,30% peserta didik berada pada kategori rendah, 36,60% berada pada kategori sedang, dan 42,11% berada pada kategori tinggi, dengan rata-rata keseluruhan 58,54 yang termasuk kategori rendah. Pada indikator menjelaskan fenomena secara ilmiah diperoleh rata-rata 28,40 (kategori rendah), sedangkan indikator mengevaluasi dan mendesain penyelidikan ilmiah rata-rata 31,60 (kategori rendah). Hasil ini menunjukkan bahwa peserta didik masih mengalami kesulitan dalam memahami konsep, menghubungkan pengetahuan ilmiah dengan fenomena nyata, serta merancang penyelidikan ilmiah. Oleh karena itu, diperlukan penerapan model pembelajaran inovatif dan kontekstual seperti Problem-Based Learning (PBL) untuk meningkatkan kemampuan literasi sains peserta didik, khususnya pada isu perubahan iklim.